Unit Manajemen Hutan

  • Register

 

PELATIHAN PENYEGARAN RIL DAN IMPLEMENTASI MONOCABLE

 

PT Kemakmuran Berkah Timber (PT KBT) bekerja sama dengan The Nature Conservancy (TNC) menyelenggarakan Pelatihan Penyegaran RIL (Reduced Impact Logging) dan Implementasi Monocable di Base Camp Sei Nyaan, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Pelatihan yang telah diselenggarakan pada 15 April 2014 lalu diikuti oleh operator chainsaw, bulldozer, mandor blok, blocker, dan beberapa staf perusahaan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengingatkan kembali kepada para operator, mandor, serta para pihak yang terkait langsung dengan praktik pemanenan hutan mengenai penerapan prinsip-prinsip dan praktek pembalakan berdampak rendah (RIL), serta memberikan pengetahuan mengenai penerapan teknik monocable sebagai alternatif penyaradan kayu di areal kerja perusahaan.

 

 

RIL_1

cam00176

Bpk. Bambang Wahyudi (TNC) sedang memberikan

materi kepada peserta pelatihan.

Para peserta pelatihan sedang menyimak materi yang di-

berikan oleh pemberi materi.

cam00181 RIL_2

Salah satu peserta sedang berbagi pengalaman dalam

menerapkan RIL di lapangan.

Bpk. Bambang sedang menjelaskan penerapan RIL di lapangan.

 

TNC selaku lead consultant PT KBT diwakili oleh Bapak Bambang Wahjudi (Pakar RIL) selaku pemberi materi. Pelatihan yang diikuti oleh sekitar 20 orang ini berjalan dengan cair dan santai, penyampaian bahan pelatihan oleh para trainer pun mudah dimengerti para peserta. Para peserta pelatihan juga diajak untuk berbagi mengenai pengalaman mereka dalam menerapkan prinsip-prinsip RIL, mereka juga belajar dari studi kasus mengenai penerapan RIL di perusahaan. Selain di dalam kelas, para peserta juga diajak ke lapangan untuk mengingatkan dan mempelajari kembali penerapan RIL di areal kerja perusahaan. 

RIL berdasarkan definisi yang diberikan oleh ITTO adalah implementasi kegiatan pemanenan hutan yang telah direncanakan dengan intensif dan dijalankan dengan sangat penuh perhatian guna meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan pada tegakan dan tanah hutan. Selain mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, RIL juga telah terbukti dapat menekan persentase log yang "hilang" (tidak terlihat oleh operator traktor, sehingga tertinggal di dalam blok) sehingga limbah penebangan dapat dikurangi. PT KBT sebagai perusahaan yang mempunyai visi untuk menjadi perusahaan IUPHHK-HA yang menerapkan prinsip-prinspi Sustainable Forest Management (SFM) dengan baik, telah menerapkan sistem RIL sejak tahun 2009 untuk setiap aktivitas pemanenan hasil hutan di seluruh areal kerja perusahaan.  Kegiatan pelatihan Penyegaran RIL dan Penerapan Monocable ini merupakan salah bentuk komitmen perusahaan dalam hal penerapan prinsip SFM, dan sebagai upaya perusahaan untuk terus meningkatkan kapasitas pegawai perusahaan dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan.

Web Tools